JOGJA
Buat ku jogja adalah rumah kedua. Salah satu kota yang menjadi saksi tempat berproses menjadi manusia yang dewasa. Bertemu dengan orang orang hebat dari ujung timur hingga ujung barat tanah air. Disini aku banyak belajar tentang kehidupan dari berbagai sudut pandang. Orang orang disini nyaris tidak pernah mengenal waktu 24 jam, seakan akan waktu berjalan sampai 25 jam setiap harinya. Itu karena banyaknya mimpi dan harapan yang harus diperjuangkan di kota ini. Aku selalu melihat ambisi dan semangat dari setiap orang yang aku temui , yang akhir nya bisa menjadi bahan bakar untuk selalu bertumbuh jadi lebih baik.
Aku cukup telat menyadari, bahwa kota ini telah membuat ku jatuh cinta begitu dalam, sering menemukan kata kata yang meromantisasi kota ini, salah satunya adalah berat untuk meninggalkan setelah ditinggali . Awalnya aku pikir itu hal yang berlebihan, tapi ternyata itu benar adanya. Aku merasakannya, entah rasa apa yang ada dihati, campur aduk sampai tidak sadar air mata menetes ketika memilah barang untuk di bawa pulang. Seperti ada begitu banyak hal yang menahan untuk tetap tinggal. Mungkin itu kenangan manis yang suatu saat pasti aku rindukan.




Comments
Post a Comment