TENTANG KOPI



Aku pertama kali menyukaimu sejak siang itu, mataku langsung bugar setelah mencicipi sedikit dari rasamu. 

Rasanya aku mulai jatuh cinta sejak siang itu, jatuh cinta dengan aromamu. 

Setiap suasana, aku selalu memilih rasamu dari rasa yang lain. Sesekali aku dengan bangga menceritakan rasamu di depan teman temanku. 

Sampai suatu waktu, aku merasa sungguh membutuhkan mu untuk menyegarkan mataku. Aku Sudah tidak sabar untuk melepas rindu. 

Tapi aku sungguh kaget, aku baru sedikit merasakan aromamu, perutku mulai tidak bersahabat. Semua rasanya tidak nyaman, bahkan sampai malam aku tidak bisa tidur, ada rasa tidak karuan yang muncul.. 

Aku masih tidak Terima jika tidak merasakan aroma mu lagi. Mungkin karena aku sudah terlanjur mencintaimu.. 

Akhirnya aku coba lagi untuk belajar meghirup aromamu. Tapi rasa yang muncul lebih campur aduk, dan tentunya lebih menyakitkan. . 

Setelah itu aku menyerah, aku berhenti untuk mencintaimu. Aku Sudah mencoba belajar untuk tetap, tapi kamu yang tidak mau menetap, justru malah membuat patah. 


Comments

Hits